
Perkembangan Internet of Things (IoT) telah membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan modern, termasuk dalam teknologi smart home. Namun, baru-baru ini muncul laporan mengenai celah keamanan pada miliaran perangkat IoT yang menggunakan chip Bluetooth, yang dapat dieksploitasi oleh peretas untuk mengambil alih sistem. Ancaman ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi pengguna smart home yang bergantung pada konektivitas nirkabel.
Menurut laporan dari Kompas Tekno (16 Maret 2025), miliaran perangkat IoT di seluruh dunia berisiko terkena celah keamanan pada chip Bluetooth yang memungkinkan peretas mengakses dan mengontrol perangkat secara ilegal. Ini membuktikan bahwa sistem berbasis nirkabel memiliki potensi risiko yang tinggi dalam keamanan data dan kontrol perangkat.
Dalam menghadapi risiko ini, TapHome hadir sebagai solusi smart home yang lebih aman dengan sistem berbasis kabel, memberikan perlindungan ekstra dari potensi serangan siber dan gangguan konektivitas.
Ancaman Keamanan pada Perangkat IoT Berbasis Bluetooth
Laporan terbaru menyebutkan bahwa perangkat yang menggunakan Bluetooth rentan terhadap eksploitasi celah keamanan. Serangan ini memungkinkan peretas untuk mengakses data, mengontrol perangkat tanpa izin, atau bahkan mematikan sistem secara tiba-tiba. Hal ini menjadi masalah serius bagi pengguna smart home yang mengandalkan jaringan nirkabel untuk mengontrol rumah mereka.
Beberapa risiko utama dari perangkat IoT berbasis Bluetooth meliputi:
- Intersepsi Data: Peretas dapat menyadap komunikasi antara perangkat dan mengakses informasi pribadi pengguna.
- Gangguan Sinyal: Perangkat berbasis Bluetooth dapat terganggu oleh interferensi sinyal dari perangkat lain, mengurangi keandalan sistem.