Lompat ke konten

PID Cascade

Jika suhu elemen pemanas diukur, stabilitas sistem pemanas dapat ditingkatkan menggunakan dua PID Smart Rule yang saling terhubung (disebut juga PID cascade).

Perbandingan dengan Regulasi Histeresis Sederhana:

PID CascadeHysteresis
(tick) smooth continuous regulation(tick) fast start
(error) slow start(error) oscillating regulation

Hasilnya, suhu menjadi lebih stabil dan fluktuasi diminimalisir.

  1. Regulasi Histeresis Sederhana:
    • Metode ini sederhana tetapi dapat menyebabkan fluktuasi suhu yang tidak stabil.
    • Contoh: Jika suhu di bawah 20°C, pemanas menyala; jika suhu di atas 25°C, pemanas mati.
    • Sistem hanya menyalakan atau mematikan pemanas berdasarkan batas suhu atas dan bawah.
  1. PID Cascade:
    • Menggunakan dua PID Smart Rule yang bekerja bersama untuk mengontrol suhu dengan lebih presisi.
    • PID pertama mengatur setpoint (target suhu), sedangkan PID kedua mengatur daya atau intensitas pemanas.
    • Hasilnya, suhu menjadi lebih stabil dan fluktuasi diminimalisir.

Contoh Penggunaan PID Cascade dalam Regulasi Pemanas Lantai dengan Mengukur Suhu di Bawah Lantai dan Suhu Ruangan

ParameterZone PID Smart RuleSwitch (relay)
15 minute switching period
Floor PID Smart Rule
Output actuatorThermostat for heating element
0% ... 19°C
100% ... 28°C
Optional: Floor temperature sensor
Max. temperature 28°C