Lompat ke konten

Perkembangan teknologi Zigbee di Indonesia dan Hubungannya dengan TapHome

    Zigbee adalah standar global untuk jaringan nirkabel berdaya rendah dan jangkauan pendek yang menawarkan solusi Internet of Things (IoT) lengkap dan interoperable untuk otomatisasi rumah dan gedung. Teknologi ini memungkinkan perangkat berkomunikasi secara efisien, andal, dan aman tanpa membebani jaringan Wi-Fi utama.

    Di Indonesia, perkembangan teknologi smart home menunjukkan tren positif seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet. Berdasarkan survei We Are Social, terdapat 204,7 juta pengguna internet di Indonesia per Januari 2022, meningkat dari 202,6 juta pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menciptakan peluang bagi pengembangan pasar produk smart home yang mengintegrasikan perangkat dengan internet, memungkinkan kontrol jarak jauh melalui smartphone.

    TapHome adalah sistem smart home yang menawarkan kontrol terintegrasi untuk berbagai perangkat dalam satu aplikasi. Sistem ini memungkinkan pengguna melakukan penyesuaian sendiri dan kompatibel dengan berbagai perangkat, termasuk yang menggunakan protokol Zigbee. Dengan fitur seperti kontrol pemanas dan pendingin, pengaturan tirai, skenario pencahayaan, ventilasi udara, irigasi, alarm, dan integrasi dengan panel fotovoltaik, TapHome memberikan solusi otomatisasi yang cerdas, efisien, dan andal.

    Di Indonesia, TapHome hadir melalui Taphome Indonesia, menawarkan solusi otomatisasi cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi, keamanan, dan kenyamanan di rumah, gedung, dan industri. Dengan teknologi terdepan, Taphome Indonesia menyediakan berbagai perangkat keras yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan otomasi, termasuk integrasi dengan protokol Zigbee.

    Dengan menggabungkan teknologi Zigbee dan sistem TapHome, pengguna di Indonesia dapat menikmati solusi smart home yang efisien, handal, dan aman, sesuai dengan kebutuhan otomasi modern.

    Untuk menggunakan teknologi Zigbee di TapHome, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

    1. Pastikan TapHome Mendukung Zigbee
      • TapHome sendiri tidak memiliki hub Zigbee bawaan, tetapi dapat berintegrasi dengan perangkat pihak ketiga yang mendukung Zigbee menggunakan protokol TCP/IP, API, atau MQTT.
    2. Gunakan Gateway atau Bridge Zigbee yang Kompatibel
      • Karena TapHome lebih berbasis protokol TCP/IP, maka diperlukan Zigbee Gateway untuk menghubungkan perangkat Zigbee dengan sistem TapHome. Beberapa opsi gateway Zigbee yang bisa digunakan adalah :
        • Sonoff Zigbee Bridge Pro
        • Philips Hue Bridge (untuk lampu dan sensor Hue)
        • Tuya Zigbee Hub
        • Zigbee2MQTT (jika ingin fleksibilitas lebih besar)
    3. Hubungkan Perangkat Zigbee ke Gateway
      • Setelah memiliki Zigbee Gateway, lakukan pairing perangkat Zigbee seperti:
        • Smart switch
        • Sensor suhu & kelembaban
        • Sensor pintu & jendela
        • Relay Zigbee
        • Lampu pintar Zigbee

    Ikuti petunjuk masing-masing perangkat untuk menghubungkannya ke gateway Zigbee.

    1. Integrasikan Gateway Zigbee dengan TapHome
      • Karena TapHome mendukung API, MQTT, dan integrasi berbasis cloud, ada beberapa metode integrasi:
    • Menggunakan MQTT Broker (Zigbee2MQTT)
      • Pasang Zigbee2MQTT di Raspberry Pi atau server lokal.
      • Hubungkan Zigbee2MQTT ke MQTT Broker (contoh: Mosquitto MQTT).
      • Konfigurasi TapHome untuk membaca data MQTT dari Zigbee2MQTT.
      • TapHome dapat membaca status sensor, menyalakan/mematikan perangkat Zigbee, dan membuat automation.
    1Baca Sebelumnya 2Baca Selengkapnya

    Mouse over or long press for description.