
Di artikel sebelumnya, sudah dibahas tentang 10 kelebihan menggunakan Automation TapHome.
Kali ini kita akan bahas lebih focus kepada point Ketiga yaitu ” Fleksibilitas Integrasi dengan Protokol Terbuka “
Salah satu keunggulan utama TapHome adalah kemampuannya untuk terintegrasi dengan berbagai sistem dan perangkat dari vendor lain. Ini memungkinkan pengguna untuk mengembangkan sistem automation yang fleksibel tanpa harus bergantung pada satu merek atau ekosistem tertentu.
A. Protokol yang Didukung oleh TapHome
- Z-Wave
- Protokol nirkabel yang banyak digunakan dalam smart home untuk komunikasi antar perangkat seperti sensor, lampu, dan sakelar.
- Keunggulannya adalah konsumsi daya rendah dan jangkauan luas.
- Zigbee
- Protokol berbasis mesh yang memungkinkan komunikasi stabil antar perangkat smart home.
- Cocok untuk sistem dengan banyak perangkat kecil seperti sensor, kunci pintu, dan lampu pintar.
- TCP/IP
- Memungkinkan komunikasi melalui jaringan internet atau LAN, sehingga TapHome dapat diakses dari mana saja dengan keamanan enkripsi. API (Application Programming Interface)
- API (Application Programming Interface)
- TapHome menyediakan API terbuka yang memungkinkan pengembang atau integrator membuat koneksi ke sistem lain seperti Home Assistant, Node-RED, atau sistem cloud lainnya.
- MQTT (Message Queuing Telemetry Transport)
- Protokol komunikasi ringan yang sering digunakan untuk IoT (Internet of Things) dan otomatisasi industri.
- Memungkinkan integrasi dengan sistem smart home lain atau layanan berbasis cloud.
- UDP (User Datagram Protocol)
- Protokol komunikasi cepat yang cocok untuk integrasi dengan sistem third-party, seperti lighting control atau audio automation.
Mouse over or long press for description.