Lompat ke konten
Beranda » Dokumentasi Taphome » Konfigurasi » Irigasi » Pengukuran Hujan untuk manajemen Irigasi

Pengukuran Hujan untuk manajemen Irigasi

Dalam panduan sederhana ini Anda dapat menemukan cara menyiapkan alat pengukur hujan untuk mengukur curah hujan selama 48 jam terakhir.

Instalasi

Pemasangan Kotak dan Koneksi Kabel

  1. Pasang Kotak Secara Horizontal:
    • Pastikan kotak dipasang secara horizontal dengan menggunakan water-level (tingkat air) untuk memastikan posisinya rata.
    • Sisakan ruang kosong di bawah kotak untuk sirkulasi udara dan pemeliharaan.
  2. Hubungkan Kabel:
    • Kabel merah dihubungkan ke +24V sebagai sumber daya.
    • Kabel hijau dihubungkan ke salah satu input UI (seperti 24UI, Core UI, 2UI, 6UI/6OC, dll.).
_3RD_PERIPHERY-RAIN-GAUGE

Konfigurasi

Membuat Pengukur Curah Hujan (Rain Gauge) di Aplikasi TapHome

  1. Aktifkan Input sebagai Pulse Counter:
    • Buka aplikasi TapHome dan aktifkan input terkait sebagai pulse counter (penghitung pulsa).
    • Ini akan membuat perangkat pulse counting di daftar perangkat TapHome.
  2. Tambahkan Virtual Device Rain Gauge:
    • Buka Settings -> Virtual Devices -> Add Virtual Device.
    • Pilih Rain Gauge (Pulse Counter).
    • Di Rain Gauge, pilih input pulse counter yang sesuai dan simpan.
  3. Gunakan Rain Gauge untuk Sistem Irigasi Otomatis:
    • Sekarang Anda memiliki pengukur curah hujan yang berfungsi dengan statistik untuk 3 jam terakhir dan 48 jam terakhir.
    • Gunakan data ini untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sistem irigasi otomatis yang dikelola oleh TapHome.

Contoh

Mengaktifkan Kondisi Pembatas di Jadwal Mingguan untuk Irigasi Otomatis

  1. Aktifkan Limiting Condition (Kondisi Pembatas):
    • Di jadwal mingguan yang mengontrol irigasi otomatis, aktifkan Limiting Condition dan pilih Formula.
  2. Pilih Rain Gauge (Pengukur Curah Hujan):
    • Pilih Rain Gauge (Impulse Counter) sebagai perangkat input.
    • Gunakan statistik Precipitation Volume Total / Integral for 2 days (Volume Curah Hujan Total dalam 2 Hari) dan Precipitation Volume Total / Integral for 3 hours (Volume Curah Hujan Total dalam 3 Jam).
  3. Tulis Kondisi yang Diperlukan dalam Formula:
    • Tulis formula yang menentukan kapan irigasi otomatis harus diaktifkan atau dinonaktifkan berdasarkan data curah hujan.
    • Contoh : IF (Precipitation_2days > 20mm OR Precipitation_3hours > 5mm) THEN Disable Irrigation

Artinya: Jika curah hujan dalam 2 hari terakhir lebih dari 20mm atau curah hujan dalam 3 jam terakhir lebih dari 5mm, maka irigasi otomatis akan dinonaktifkan.

Back to top arrow